Bermula dari kegelisahan melihat anak-anak yang terkurung gadget dan terpisahkan oleh label "Normal" vs "Spesial".
Sebagai seorang praktisi Terapis Anak Berkebutuhan Khusus, Kak Irfan sering melihat bagaimana ruang terapi klinis—meski efektif—terkadang terasa "dingin" dan membatasi eksplorasi natural anak.
Ia memiliki mimpi sederhana: membawa metode terapi dari ruang tertutup ke alam terbuka. Di alam, anak-anak belajar keseimbangan bukan dari papan titian plastik, tapi dari batu sungai yang licin.
"Kecil Berpetualang" lahir sebagai wujud keyakinan bahwa Alam adalah Terapis Terbaik yang menyatukan segala perbedaan.
Menggunakan elemen alam (air, tanah, topografi) sebagai media stimulasi sensorik dan motorik yang tak tergantikan oleh alat buatan manusia.
Kami tidak sekadar "menerima" ABK, tapi merancang kegiatan di mana ABK dan Non-ABK bisa berkolaborasi setara tanpa rasa canggung.
Keamanan fisik adalah standar. Tapi keamanan emosional—di mana anak bebas berekspresi tanpa dihakimi—adalah prioritas utama kami.